Sinta diperlakukan tidak adil oleh Heni dan Karta. Mahesa mewariskan properti atas nama Sinta, akta hibah disegel dalam medali. Heni memaksa Sinta melepas warisan, memberinya medali. Karta mewarisi utang. Karta, Heni, Farah mengganggu Sinta. Sinta, dibantu Pengacara Santoso, menunjukkan dokumen dari medali, membuktikan warisan miliknya dan tidak menanggung utang Karta. Properti Karta disita. Heni menjadi pemulung, Karta pecandu alkohol. Farah dikejar polisi.