Kania terbangun dari tidur beku dan sadar dirinya masuk ke dalam novel yang ditulis oleh teman palsunya. Tiga kakak laki-lakinya dalam buku itu hanyalah korban dan alat cerita yang sudah ditakdirkan berakhir tragis karena jatuh cinta pada tokoh utama wanita bernama Dinda Selene. Demi mengubah jalan cerita, Kania membantu kakak pertamanya yang gila cinta agar kembali fokus pada keluarga, menyemangati kakak ketiganya yang sakit untuk bangkit lagi di dunia esports, serta menggagalkan segala rencana jahat Dinda Selene. Di tengah semua itu, Kania juga menyadari bahwa Kael, teman SMA-nya yang dulu diam-diam menyukainya, sudah setia menunggunya selama sepuluh tahun. Akhirnya, mereka berdua pun mendapatkan cinta yang bahagia.