Zhang Yang, seorang remaja dari keluarga orang tua tunggal, tumbuh besar hanya bersama ibunya. Setelah ibunya menikah lagi, fokus keluarga beralih ke hal lain dan jarak antara ibu dan anak semakin melebar. Ia ingin berbicara dan meluapkan perasaannya, namun berulang kali diabaikan. Segala kekecewaannya hanya bisa ia simpan jauh di dalam hati. Karena kurang mendapatkan kasih sayang sejak muda, akhirnya ia memutuskan meninggalkan rumah dan mencari nafkah sendirian. Bertahun-tahun kemudian, Zhang Yang berhasil keluar dari kesulitan berkat usahanya sendiri. Baru saat itu ibunya tersadar, menyadari bahwa putranya yang pendiam dan tertutup selama ini telah menanggung begitu banyak rasa sakit sendirian tanpa mengeluh.