Nian Yao dibesarkan sejak kecil oleh keluarga ayah angkatnya, Su Wangchen. Karena Su Nian Yao adalah orang biasa tanpa akar roh, keluarga Su Wangchen yang merupakan pemimpin Sekte Pengendali Roh menyembunyikan nama asli dan hidup sebagai petani untuk menjaga Su Nian Yao. Pada usia tujuh tahun, Su Nian Yao memutuskan pulang ke rumah orang tua kandungnya, Lin Fugui. Ia mengira akan menjalani kehidupan keluarga yang harmonis, namun tak disangka seluruh keluarga Lin Fugui sangat menginginkan ada anggota keluarga yang mencapai tingkat Yingyuan. Mereka lebih memuja anak angkat Lin Yanran, sementara menganggap Su Nian Yao yang tak punya akar roh dan tak bisa berkultivasi sebagai aib. Dihasut oleh Lin Yanran, mereka bahkan mengirim Su Nian Yao ke Lembaga Penyulingan Jiwa yang bagaikan neraka duniawi untuk dididik dengan aturan keras.Setelah putus asa sepenuh hati, Su Nian Yao memutuskan memutus hubungan dengan keluarga Lin. Setelah akar rohnya terbangun, ia mendaftar ke acara penerimaan murid Sekte Pengendali Roh, bertekad menjadi kuat lewat kultivasi agar tidak lagi dihina siapapun. Di saat yang sama, keluarga Lin juga mendaftarkan Lin Yanran beserta dua saudara kandungnya ke acara tersebut, dan yakin Lin Yanran pasti akan menjadi murid utama terpilih. Kedua pihak bertemu kembali, Su Nian Yao juga berniat menjadi murid utama, kali ini ia akan berjuang sekuat tenaga untuk mempermalukan keluarga Lin.