Wira Candra, pekerja Pabrik Baja, terjerat utang dan dipandang rendah akibat PHK. Ia membangkitkan sistem petunjuk hasil hutan, memanen hasil hutan untuk melunasi utang, mengajak rekan PHK membentuk Tim Pemetik Gunung. Ia mengatasi gangguan rekan seprofesinya. Ia membangun pabrik pengolahan, memimpin warga kota menuju kesejahteraan. Keluarganya berubah pandangan, putranya menjadikannya panutan. Ia menyeimbangkan pembangunan dan ekologi, mengubah area pabrik menjadi Kota Batu Merah yang makmur.