Pada suatu hari musim dingin, Budi dan Ayu pergi bersama ke gunung untuk mencari ramuan. Di bawah pohon pinus tua, mereka secara tidak sengaja menemukan seekor ngengat putih raksasa yang belum pernah mereka lihat sebelumnya — dengan lebar sayap setengah meter, pada sayap putih saljunya terlihat jelas sebuah gambar wajah tengkorak yang mengerikan, dengan rongga mata cekung dan sudut mulut yang melengkung aneh. Karena ketakutan, mereka dengan panik menembak dan membunuh Ngengat Grimace Pembunuh ini, lalu dengan perasaan ingin tahu dan cemas membawanya pulang ke desa. Awalnya penduduk desa mengira itu hanya serangga aneh yang langka, tetapi tak disangka kejadian-kejadian aneh pun mulai bermunculan satu demi satu.