Chu He pernah membatalkan pertunangan dengan Pangeran Zhennan, Wen Tingyu, demi Putra Mahkota Yan Mingxuan, namun setelah tiga tahun menikah ia justru diabaikan. Saat negaranya runtuh, Putra Mahkota tewas dalam api demi menyelamatkannya hanya untuk bisa bersatu kembali dengan cinta sejatinya di kehidupan berikutnya—hal ini membuat Chu He sadar akan segalanya. Dengan bantuan Raja Neraka, ia terlahir kembali ke hari pemilihan suami. Kali ini, ia dengan tegas meninggalkan Putra Mahkota dan bersikeras menikah dengan Wen Tingyu, pria yang dianggap "tuli" oleh semua orang, demi mengubah nasib buruk negaranya. Awalnya, Wen Tingyu mencurigainya sebagai mata-mata dan terus mengujinya, hingga akhirnya ia mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Chu He, dan benih cinta pun mulai tumbuh di antara keduanya. Setelah Putra Mahkota sadar dan menyesali perbuatannya, Chu He mendapati bahwa Wen Tingyu selama ini berpura-pura tuli, yang membuat hubungan mereka sempat membeku. Setelah melewati berbagai fitnah dan upaya pembunuhan, keduanya akhirnya saling terbuka. Putra Mahkota, yang telah memulihkan ingatan kehidupan lampaunya, mencoba membujuk Chu He untuk kembali, namun ditolak. Akhirnya, Putra Mahkota hidup dalam kesepian, sementara Chu He dan Wen Tingyu hidup bahagia bersama, dan Chu He pun berhasil mencapai pertumbuhan diri.