Mila Tirta yang lahir sebagai putri bangsawan hidup dalam kemewahan cantik dan anggun layaknya gadis penuh pesona Saat memilih hari bahagia untuk menikah dengan Hari Fauzi dari Lembah Raja Obat di malam pengantinnya lilin merah berkedip namun seharusnya menjadi malam bulan purnama penuh kasih sayang dia malah seperti masuk gerbang kematian dan sejak saat itu terpuruk dalam lautan penderitaan
.Hari Fauzi hanya memandang bulan purnamanya Nadia Utomo dan menganggap Mila Tirta sebagai boneka pengganti Mila Tirta yang penuh harapan dan ketulusan berharap menemukan kehangatan dan tempat pulang di dunia persilatan yang dingin tapi Hari Fauzi yang keras seperti batu menganggapnya tak ada memperlakukannya seolah tak ada dan hanya menggunakan dia untuk uji coba obat bahkan ingin menghancurkan hatinya yang tulus untuk dipersembahkan pada bulan purnamanya
.Seiring dengan masuknya Aliran Gelap Balai Sikong apakah Yan Yu Shu bisa menemukan cinta sejati? Mila Tirta yang penuh harapan dan ketulusan di tengah dunia persilatan yang penuh intrik dan niat jahat masih berharap menemukan sedikit kehangatan dan tempat pulang yang sejati Tapi Hari Fauzi seperti batu keras yang hanya memikirkan untuk memanfaatkannya dan hanya menggunakan dia untuk uji coba obat.
Di tengah situasi terjepit seperti ini gejolak dunia persilatan muncul kembali Aliran Gelap Balai Sikong muncul dengan kuat masuk ke dalam kehidupan mereka kehadirannya seperti batu besar yang dilempar ke danau tenang menghasilkan gelombang besar Mila Tirta yang berada di tengah pusaran bisakah dia menangkap sedikit perubahan ini dan menggunakan kesempatan yang tak terduga untuk keluar dari penderitaan? Apakah akan menemukan titik terang di Balai Sikong atau malah terjerumus lebih dalam dalam lumpur segala kemungkinan masih belum diketahui hanya meninggalkan teka-teki yang terus bergema di dunia persilatan