Tak lama setelah menikah, Anderson Limerson mengalami kecelakaan hingga kehilangan ingatan. Selama bertahun-tahun, istrinya, Mia Askira, tetap setia merawatnya dan bekerja keras demi membayar biaya pengobatannya. Tapi kecantikannya justru membuat keluarganya berniat menjadikannya hadiah bagi Johan Marvino, putra keluarga Marvino. Saat Johan Marvino hendak memaksakan kehendaknya, ibu Anderson Limerson datang menyelamatkan mereka. Ternyata Johan Marvino adalah adik seorang pejabat Istana Dewa yang kemudian datang mengancam dan mempermalukan keluarga Limerson. Pada sebuah jamuan besar, semua orang mengejek Anderson Limerson tanpa mengetahui identitas aslinya. Mereka pun terkejut saat mengetahui bahwa Anderson Limerson adalah putra Sang Maha Dewa. Pada akhirnya, Sang Maha Dewa menyerahkan takhtanya kepada Anderson Limerson, yang kemudian menyingkirkan mereka.